
Konflik antara Rusia dan ukraina kembali merenggut nyawa, setelah Rusia melancarkan serangan ke Kota Donetsk, wilayah Ukraina Timur. Dalam serangan tersebut, enam orang tewas, termasuk dua anak-anak yang merupakan saudara kandung.
Gubernur wilayah Donetsk, Vadym Filashkin, mengonfirmasi dalam pernyataannya yang dilaporkan oleh AFP bahwa dua bersaudara berusia 11 dan 13 tahun menjadi korban tewas. Selain itu, ada empat orang lainnya yang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Serangan ini menambah derita rakyat Ukraina yang sudah lama terkena imbas perang. Dampak serangan rusia ke Donetsk tidak hanya berhenti pada kerugian nyawa, tetapi juga semakin memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah tersebut.
Konflik ini menegaskan urgensi upaya internasional untuk mencari solusi damai dan melindungi warga sipil dari bencana perang.